Mengapa Yesus disebut Putra Allah? Allah tidak memiliki istri yang menjadi ibu dari anak-anak-Nya. Ia adalah Pencipta semua makhluk hidup. Manusia diciptakan dengan kemampuan untuk meniru sifat-sifat Allah. Itulah sebabnya, manusia pertama yang Allah ciptakan, Adam, disebut ”putra Allah”. Demikian pula, Yesus disebut ”Putra Allah
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan
Perkataan menjelma artinya mengambil rupa tubuh manusia menjadi manusia yang sesungguhnya. B. Maksud Yesus Kristus Menjelma Menjadi Manusia Alkitab mengajarkan bahwa maksud Yesus Kristus menjelma menjadi manusia ialah untuk menebus manusia: Kejadian 3:15; Yesaya 53:4,5 ; Matius 1:21; 20:28; Lukas 1:68-75; Yohanes 3:16,17; Galatia 4:4,5
Hukum Allah hendaklah mereka kenal dan ambil dari sumber yang satu. Sumber yang berhak menyampaikannya kepada mereka, yaitu Rasulullah SAW. Ini dapat dipastikan dari rangkaian kata yang kedua dari syahadat, yaitu pengakuan bahwa “Muhammad ialah utusan Allah” (Muhammadur Rasulullah). Itulah dasar teoritis yang dapat dijelmakan oleh Islam.
Berdasarkan ayat-ayat di atas jelas bahwa Malaikat Jibril pernah menjelma menjadi manusia tatkala menemui utusan-utusan Allah. Dalam penjelmaannya, malaikat Jibril pernah menjelma sebagai sahabat Nabi SAW yang memiliki paras yang sangat tampan. Salah seorang sahabat Nabi SAW yang memiliki paras yang tampan bernama Dihyah al Kalbi RA.
Adapaun maksud Yesus Kristus menjelma menjadi manusia adalah untuk menebus manusia dari hukuman akibat dosa. “Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:17).
Namun, hal itu tidak efektif di mata Allah karena sejak Perjanjian Lama pengorbanan itu sudah dilakukan tetapi manusia masih tetap jatuh dalam dosa. Artinya, manusia tetap menjadi tawanan dosa dan hamba iblis. Itu sebabnya, Yesus sendiri turun dari surga menjelma menjadi manusia yang tak bercacat. Namanya Yesus, Ia menjadikan diri-Nya sebagai
1 pt. Pilihlah pernyataan berikut ini yang menurutmu paling benar! Yesus sungguh-sungguh manusia yang sama seperti manusia termasuk dalam hal dosa. Yesus sungguh-sungguh Allah karena ia dilahirkan dari Ibu Maria. Yesus sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia berarti Allah menjelma menjadi manusia.
Setidaknya terdapat tiga tujuan dan hikmah mengapa Allah mengutus para nabi dan rasul. Pertama, agar manusia menyembah Tuhan yang seharusnya disembah, yaitu Allah Swt, Tuhan pencipta langit dan bumi. Semua nabi dan utusan Allah senantiasa mengajak manusia untuk senantiasa menyembah Allah, dan menyuruh mereka untuk meninggalkan sesembahan apapun
Ketika kita mengatakan bahwa Yesus Kristus adalah "inkarnasi" Allah, yang kita maksud ialah bahwa Allah Putra mengenakan tubuh darah-daging (Yohanes 1:14). Akan tetapi, ketika hal ini terjadi di dalam kandungan Maria, ibu Yesus di bumi, Ia tidak kehilangan sifat ilahi-Nya. Meskipun Yesus menjadi sepenuhnya manusia (Ibrani 2:17), statusnya
vapS.